Panduan pengguna
Cara jadi fotografer di acara ini
Album ini meniru kamera film sekali pakai: kamu jepret dari HP, fotonya tidak bisa dilihat siapa pun sampai album dibuka bersama setelah acara. Tanpa install aplikasi, tanpa login.
Langkah-langkah
Scan QR di meja tamu
Buka aplikasi kamera HP, arahkan ke QR code, ketuk tautan yang muncul. Bisa juga lewat link yang dikirim pengundang. Halaman terbuka di browser biasa (Safari / Chrome).
Jangan mengetik alamat webnya manual — QR/link itu membawa kode acara. Tanpa kode, kamera tidak akan terbuka.
Tekan “Buka Kamera”
Di halaman depan ada tombol besar berwarna.
📸 Buka KameraTulis namamu — sekali saja
Nama ini muncul di bawah fotomu saat album dibuka. Kalau namamu umum, tambahkan penanda, misal “Budi (sepupu)” atau “Rina – teman kantor”. HP-mu mengingatnya, tidak perlu diisi lagi.
Lanjut ke kameraPilih film, lalu jepret
Ada dua pilihan: Film warna (hangat, ala film jadul) dan Hitam putih. Tekan tombol bulat besar → kamera HP terbuka → ambil foto → “Gunakan foto”.
Angka di atas tombol adalah sisa jepretan — seperti roll film, ada 36 per HP. Pilih momen baik-baik — seperti kamera film sungguhan.
Film warna Hitam putihTunggu “tersimpan ✓”
Fotomu muncul sebagai kotak kecil gelap di bawah tombol — gelap karena memang disembunyikan. Tunggu label berubah jadi tersimpan ✓, baru fotonya aman di album.
Sinyal jelek? Tenang — foto disimpan dulu di HP-mu dan dikirim otomatis begitu sinyal kembali, bahkan kalau kamu sudah menutup halaman lalu membukanya lagi.
Setelah acara: buka Galeri
Menu Galeri di kanan atas. Sebelum dibuka, kamu hanya melihat jumlah foto yang sudah terkumpul. Setelah pengundang membuka album, semua foto tampil — ketuk untuk memperbesar, tombol Unduh untuk menyimpan.
Tips supaya fotonya bagus
- Foto orang, bukan dekorasi. Pasangan tidak sempat memotret tamu-tamunya — itu tugasmu. Meja kamu, teman yang tertawa, anak-anak yang lari.
- Jangan takut “jelek”. Filter film membuat foto agak berbutir dan hangat — foto candid yang sedikit goyang justru terlihat pas.
- Mendekat. Kamera HP di ruangan redup butuh cahaya; lebih dekat lebih baik daripada zoom.
- Potret & lanskap dua-duanya boleh. Orientasi otomatis benar.
- Tidak ada tombol hapus. Seperti kamera film sungguhan. Kalau ada foto yang benar-benar tidak ingin ditampilkan, kabari pengundang — mereka bisa menghapusnya.
Tanya jawab
Apakah perlu install aplikasi atau buat akun?
Tidak. Semua berjalan di browser HP. Tidak ada login, tidak ada nomor HP, tidak ada email.
Kenapa kotak fotonya gelap? Fotonya gagal?
Tidak — gelap itu disengaja. Foto “belum dicetak” sampai album dibuka. Yang perlu kamu lihat hanya label tersimpan ✓.
Tulisan “sinyal? nanti dicoba” — harus bagaimana?
Tidak perlu apa-apa. Foto tersimpan di HP-mu dan dikirim otomatis saat sinyal membaik. Pastikan saja halaman dibuka lagi sebelum kamu pulang (atau buka lagi di rumah dengan wifi — tetap terkirim).
Saya salah tulis nama.
Ketuk ganti nama di atas. Foto yang sudah terkirim tetap memakai nama lama; foto berikutnya memakai nama baru.
Saya buka di HP lain / hapus riwayat browser.
Kamu dianggap orang baru: scan QR lagi, tulis nama lagi. Foto yang sudah terkirim tidak hilang.
Bisa upload foto dari galeri HP, bukan jepret langsung?
Di sebagian HP, saat kamera terbuka ada pilihan “Galeri / Foto”. Boleh saja — tetap dikasih filter film dan masuk album.
Siapa yang bisa melihat fotoku?
Sebelum dibuka: tidak ada, termasuk tamu lain. Setelah dibuka: semua tamu yang punya link album. Foto tersimpan di Google Drive milik pengundang. Detail di kebijakan privasi.
iPhone: kamera tidak terbuka.
Pastikan membuka lewat Safari (bukan browser di dalam WhatsApp/Instagram). Kalau muncul permintaan izin kamera, pilih Allow. Kalau pernah ditolak: Settings → Safari → Camera → Allow.
Untuk kamu yang membantu uji coba 🙏
Acaranya masih beberapa hari lagi, jadi album ini masih dalam mode latihan — foto tesmu akan dihapus sebelum hari-H. Coba seluruh alur di atas dari awal sampai “tersimpan ✓”, lalu cek galeri. Yang paling ingin kami tahu:
- HP & browser yang kamu pakai (misal “iPhone 13, Safari” / “Samsung A54, Chrome”).
- Scan QR / ketuk link → langsung masuk halaman? Ada layar aneh?
- Tombol Buka Kamera → kamera HP benar-benar terbuka?
- Berapa detik dari “Gunakan foto” sampai kotak foto muncul? Terasa lambat?
- Label berubah jadi tersimpan ✓? Berapa lama?
- Coba matikan data seluler, jepret 1 foto, nyalakan lagi — terkirim sendiri?
- Coba foto potret dan lanskap — di galeri (setelah dibuka) orientasinya benar?
- Menurutmu filter film-nya: terlalu gelap / terlalu kuning / terlalu berbutir / pas?
- Ada teks atau tombol yang bikin bingung? Yang mana?
- Kalau kamu tamu sungguhan, apakah kamu mau memakainya? Kenapa / kenapa tidak?
Biar gampang, salin template ini dan kirim lewat WhatsApp:
Terima kasih sudah membantu. —